Melanjutkan Kesuksesan Seminar di Jakarta, SKYhub sebagai Rep. Office Hokkaido Tourism Organization (HTO) Hadir di Kota Bandung Hilton Bandung, 17 Oktober 2025 Setelah sukses menyelenggarakan Seminar Promosi Pariwisata Hokkaido di Jakarta pada 15 Oktober 2025, SKYhub sebagai Rep. Office Hokkaido Tourism Organization (HTO) kembali melanjutkan rangkaian kegiatan promosi pariwisata Hokkaido dengan menggelar seminar serupa di Bandung pada 17 Oktober 2025.Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat jaringan kerja sama antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan Jepang, khususnya dalam memperkenalkan Hokkaido sebagai destinasi unggulan untuk pasar Indonesia. Berlangsung Interaktif dan Penuh Antusiasme Mengusung konsep yang sama seperti seminar di Jakarta, acara di Bandung menghadirkan berbagai sesi presentasi dari organisasi dan pelaku industri pariwisata Hokkaido, termasuk Sekitar 25 travel agent lokal hadir dan berpartisipasi aktif dalam setiap sesi presentasi dan diskusi. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama pada sesi kuis interaktif berbasis online yang kembali menjadi daya tarik utama acara.Kuis ini tidak hanya menambah suasana kompetitif dan menyenangkan, tetapi juga membantu peserta memperkuat pemahaman terhadap materi promosi yang telah disampaikan. Interaksi dan Antusiasme Peserta Melalui Online Quiz Fokus pada Informasi Ramah Muslim dan Potensi Pasar Indonesia Salah satu topik yang kembali menjadi perhatian utama adalah Informasi Ramah Muslim di Hokkaido, yang semakin relevan dengan meningkatnya minat wisatawan Muslim dari Indonesia untuk berkunjung ke Jepang.Melalui seminar ini, para peserta mendapatkan informasi langsung mengenai fasilitas ramah Muslim, mulai dari restoran halal, tempat ibadah, hingga rekomendasi akomodasi yang mendukung kebutuhan wisatawan Muslim. Wadah Kolaborasi dan Penguatan Hubungan Bisnis Selain sesi presentasi, acara juga menghadirkan waktu khusus untuk networking lunch, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertukar kartu nama, berdiskusi secara langsung, dan menjajaki potensi kolaborasi baru.Kegiatan ini memperkuat peran SKYhub sebagai Representative Office Hokkaido Tourism Organization di Indonesia, yang berkomitmen untuk mendukung para pelaku industri pariwisata dalam pengembangan produk land tour Jepang, khususnya Hokkaido. Sesi Networking dan Pertukaran Pendapat Materi Promosi Hokkaido (Ramah Muslim) Unduh Wisata Hokkaido Ramah Muslim
Seminar Promosi Pariwisata Hokkaido 2025 di Jakarta
SKYhub sebagai Rep. Office Hokkaido Tourism Organization (HTO) Gelar Seminar Pariwisata untuk Travel Agent Indonesia The Westin Jakarta, 15 Oktober 2025 Dengan semangat memperkuat hubungan pariwisata antara Indonesia dan Jepang, SKYhub bersama Hokkaido Tourism Organization (HTO) sukses menyelenggarakan Hokkaido Seminar pada 15 Oktober 2025 di The Westin Jakarta, Padang Room 1 & 2.Acara ini dihadiri oleh sekitar 25 travel agent dari berbagai area Jakarta yang secara aktif berpartisipasi dalam sesi presentasi, diskusi, dan kegiatan interaktif seputar pariwisata Hokkaido. Memperkuat Jaringan dan Pengetahuan Destinasi Hokkaido Seminar dibuka dengan sambutan resmi dan dilanjutkan dengan presentasi utama mengenai potensi pariwisata Hokkaido yang berfokus pada keindahan alam, keunikan budaya, serta fasilitas yang mendukung wisatawan internasional.Rangkaian sesi seminar diisi oleh berbagai organisasi pariwisata dan perusahaan asal Hokkaido, di antaranya Para peserta mendapatkan wawasan mendalam tentang berbagai produk dan destinasi wisata yang dapat dikembangkan menjadi paket perjalanan untuk pasar Indonesia. Salah satu topik yang menjadi sorotan adalah “Informasi Ramah Muslim di Hokkaido”, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pasar wisatawan Indonesia. Interaksi dan Antusiasme Peserta Melalui Online Quiz Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah kuis interaktif berbasis online, yang menguji pengetahuan peserta mengenai materi yang telah disampaikan dalam presentasi pariwisata Hokkaido.Kegiatan ini berhasil menciptakan suasana yang dinamis dan penuh antusiasme, sekaligus memperkuat pemahaman peserta terhadap informasi yang dipaparkan. Sesi Networking dan Pertukaran Pendapat Acara ditutup dengan sesi makan siang dan networking, di mana para peserta berkesempatan untuk bertukar kartu nama, berdiskusi langsung dengan perwakilan dari Hokkaido, serta menjalin potensi kerja sama dalam pengembangan produk wisata ke Jepang.Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi travel agent Indonesia untuk mendapatkan informasi resmi dan terpercaya mengenai Hokkaido, langsung dari sumbernya. Materi Promosi Hokkaido (Ramah Muslim) Unduh Wisata Hokkaido Ramah Muslim
Pesona Musim Semi Tohoku
Musim semi selalu menjadi musim yang dinantikan di Jepang, terutama saat bunga sakura bermekaran dengan indahnya. Wilayah Tohoku di bagian utara Pulau Honshu menawarkan panorama sakura yang memikat hati, menjadikannya surga destinasi impian yang memukau di musim semi. Mulai dari kastel bersejarah hingga taman yang mempesona. Ditambah lagi, akses yang mudah dari Tokyo membuat Tohoku menjadi pilihan perjalanan yang tidak boleh dilewatkan! Miyagi – Shiroishi Castle Shiroishi Castle dulunya merupakan kediaman klan Katakura, keluarga vasal dari klan Date. Meskipun dihancurkan pada masa Restorasi Meiji, sebagian menara kastel ini berhasil dipugar dengan setia pada tahun 1995 menggunakan kayu berkualitas tinggi dari Jepang, seperti cedar putih Aomori. Aroma khas kayu tersebut meninggalkan kesan yang mendalam. Dari menara kastel, pengunjung dapat menikmati pemandangan pusat kota Shiroishi Castle. Shiroishi Castle menyuguhkan kombinasi sempurna antara sejarah dan keindahan alam. Kastel ini dikelilingi oleh pohon-pohon Sakura yang bermekaran saat musim semi, menciptakan suasana yang begitu memesona. Kamu bisa menikmati keindahan bunga sambil menjelajahi Kastel yang sarat dengan nilai sejarah. Tempat ini juga menjadi favorit para fotografer untuk mengabadikan pemandangan klasik Jepang dengan bunga Sakura sebagai bingkai, kastel sebagai point of interest dan langit biru sebagai background. Shiroishi Castle terletak di dalam Taman Masuoka. Di lantai pertama, tersedia loket tiket, restoran, dan toko yang menjual berbagai produk khas Shiroishi, termasuk souvenir Shiroishi Castle. Di lantai kedua, pengunjung dapat menemukan ruang pameran yang memajang berbagai artefak seperti model skala 1/500 Shiroishi Castle beserta kota kastelnya, baju zirah Klan Katakura, pedang, senapan kuno, dan koleksi lainnya. Sementara itu, lantai ketiga menyediakan Teater 3D High Vision dengan layar besar berukuran 200 inci dan pencahayaan tinggi. Saat ini, dua film sejarah menarik tentang Shiroishi Castle sedang ditayangkan. Lantai 1: Souvenir dan Kuliner Lantai pertama museum menawarkan toko dan restoran. Toko ini menjual aneka produk khas Shiroishi, termasuk barang-barang orisinal Kojuro dan U-men, mi khas daerah ini. Lantai 2: Ruang Pameran Di lantai kedua terdapat ruang pameran yang memiliki beberapa sudut menarik, seperti sudut “benteng Kastel.” Di sini, pengunjung dapat melihat model skala 1/100 Benteng dalam Shiroishi Castle serta informasi detail tentang restorasi Kastel yang menggunakan teknik konstruksi tradisional sesuai zaman dahulu. Lantai 3: Teater 3D High Vision Lantai ketiga dilengkapi dengan Teater 3D High Vision yang memiliki layar besar berukuran 200 inci dengan kualitas pencahayaan tinggi. Saat ini, film bertema sejarah yang mengisahkan Shiroishi Castle sedang ditayangkan, memberikan pengalaman yang informatif dan mengesankan. Informasi : Alamat 1-16 Masuokacho,Shiroishi, Miyagi Tarif Tiket Masuk (JPY 400)3D high-definition theatre (JPY 400) Samurai House (JPY 200) Tiket masuk + 3D high-definition theatre + Samurai House (JPY 800) Akses Tokyo Station – Shiroishizao Station by Shinkansen 1 jam 52 menitShiroishizao Station – Shiroishi Castle by Taxi 5 menit Total: Sekitar 2 jam 2 menit Fukushima – Tsurugajo Castle Tidak kalah dengan kastel yang lain yang ada di Jepang, Tsurugajo Castle pun memiliki taman yang indah. terdapat sekitar lebih dari seribu pohon Sakura yang tumbuh di taman sekitar kastel, menjadikan Tsurugajo Castle sebagai destinasi favorit untuk hanami saat musim semi di Prefektur Fukushima, Jepang. Tsurugajo Castle memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk merasakan kombinasi yang sempurna antara sejarah, alam, dan tradisi dengan semua indera. Meskipun sebagian besar telah direkonstruksi, dinding batu di taman sekitarnya tetap dalam kondisi aslinya. Pada tahun 2010, untuk pertama kalinya sejak direnovasi pada tahun 1965, kastel ini menjalani restorasi kosmetik. Setelah selesai pada tahun 2011, atap genteng merah yang sama seperti yang dilihat oleh Byakkotai selama Perang Boshin dan hari-hari terakhir Keshogunan Tokugawa kini dapat dinikmati oleh semua pengunjung. Kamu bisa mengunjungi Rinkaku (rumah upacara minum teh) untuk istirahat sambil menikmati teh hijau matcha yang disajikan secara segar. Rumah teh yang berada di area Tsuruga Castle ini memiliki peran penting dalam penyebaran seni tradisional ini, dan jika saja bangunan ini hancur selama Restorasi Meiji, upacara minum teh seperti yang dikenal di Jepang mungkin tidak akan bertahan hingga kini. Perjalanan ke Tsurugajo Castle ini akan benar-benar membawa Kamu merasakan perjalanan waktu ke masa lalu dan menyelami sejarah yang dalam. Informasi Alamat 1-1 Oitemachi, Aizuwakamatsu, Prefektur Fukushima Tarif JPY 410 (Kastel) JPY 210 (Rinkaku Teahouse) JPY 520 (Paket Kastel + Rinkaku Teahouse) Akses Tokyo Station – Koriyama Station by Shinkansen 1 jam 17 menit Koriyama Station – Aizu Wakamatsu Station by JR Ban Etsu Sai Line 1 jam 8 menit Aizu Wakamatsu Station – Tsurugajo Kitaguchi by Bus 20 menitDilanjutkan berjalan kaki sekitar 5 menit Total: sekitar 2 jam 50 menit Sendai – Osaki Hachimangu Shrine Kuil Hachimangu menggambarkan estetika samurai dari periode Edo awal (1603–1867) dan dibangun sebagai pernyataan megah tentang kekayaan, kekuasaan, dan kecanggihan budaya. Kuil ini dibangun atas perintah Date Masamune (1567–1636) dan memuja dewa pelindung keluarga Date, Hachiman, kami Shinto perang. Pengrajin terbaik dari seluruh penjuru negeri diperintahkan untuk membangun kuil ini, yang berlangsung selama tiga tahun (1604–1607). Kuil Osaki Hachimangu adalah Harta Karun Nasional dan salah satu kuil Shinto yang paling penting di Sendai. Tidak hanya sebagai artefak sejarah yang megah dan contoh luar biasa dari arsitektur awal abad ketujuh belas, tetapi juga masih menjadi bagian penting dari kehidupan keagamaan dan keseharian. Banyak orang datang ke sini untuk berbagai alasan: berwisata, penelitian, ikut serta dalam festival, atau merayakan peristiwa penting dalam hidup mereka. Saksikan tradisi dan ritual penting sambil menikmati suasana tempat ibadah ini. Suasana sakral dari kuil berpadu indah dengan keanggunan bunga sakura, menciptakan suasana damai dan menenangkan. Lokasi ini cocok untuk berjalan santai sambil menikmati budaya dan tradisi Jepang. Informasi Alamat Aoba-ku Hachiman 4-chome 6-1, Kota Sendai, Prefektur Miyagi Tarif Gratis Akses Tokyo Station – Sendai Station by Shinkansen 1 jam 30 menit Sendai Station – Osaki Hachimangu by Bus 30 menit Total: Sekitar 2 jam Temukan rekomendasi destinasi lainnya pada laman resmi Prefektur Tohoku Untuk seputar informasi lainnya mengenai Tohoku kunjungi laman berikut
4 Destinasi Terbaik Untuk Pengalaman Tak Terlupakan Di Tohoku Saat Musim Dingin
Musim dingin di Tohoku, Jepang, menghadirkan beragam destinasi memukau yang siap memanjakan wisatawan dengan keindahan salju dan panorama alamnya yang menakjubkan. Mulai dari perjalanan perahu yang tenang di Sungai Abukuma di Miyagi hingga panorama indah Jembatan di atas sungai Tadami Pertama di Fukushima yang tercermin di atas permukaan air yang tenang, setiap tempat memiliki daya tarik dan pengalaman unik. Di Iwate, Kamu bisa menjelajahi ngarai Geibi dengan perahu tradisional, sementara di Yamagata, Ginzan Onsen menawarkan suasana nostalgia dengan bangunan kayu khas yang terlihat semakin memukau saat diselimuti salju. Di Akita, Yokote Snow Festival menghidupkan malam musim dingin dengan cahaya dan kehangatan igloo dan miniatur kamakura yang bercahaya. Temukan keindahan dan pesona musim dingin di Tohoku serta rasakan pengalaman yang tak terlupakan di setiap destinasi. Miyagi – Berlayar di Sungai Abukuma Sungai Abukuma adalah sungai terbesar kedua di Tohoku yang dahulu kala merupakan jalur transportasi utama antara Edo dan Tohoku dan digunakan untuk mengangkut beras dan batu. Kini sungai ini menjelma tempat wisata yang populer. Kamu dapat menikmati pemandangan indah dan hidangan khas saat berlayar menyusuri sungai dengan yakatabune, perahu tradisional yang membawa Kamu berlayar santai melewati tempat-tempat indah seperti jembatan tua, perbukitan hutan dan bahkan geyser dan bebatuan dengan memiliki bentuk unik dan bersejarah. Sebuah perjalanan yang akan membuat Kamu tenang dan damai. Perahu ini tersedia sepanjang tahun, Sehingga dapat menikmati suasana yang khas pada setiap musimnya. Pada saat musim dingin ( Desember – Maret) menawarkan perahu kotatsu di mana di bawah meja terdapat pemanas sehingga Kamu bisa tetap hangat serta menikmati hidangan nabe. Perjalanan perahu ini adalah salah satu aktivitas yang sempurna untuk menikmati keindahan alam di bagian selatan Prefektur Miyagi. Jika Kamu beruntung, Kamu dapat melihat burung, bebek yang sedang mencari makanan bahkan ikan salmon yang berenang melawan arus untuk bertelur di area yang lebih dangkal. Informasi Alamat 12 Shimotaki, Marumori-machi, Igu-gun, Prefektur Miyagi Tarif Dewasa: JPY 2,500 Anak-anak: JPY 1,300 *Gratis untuk Anak-anak di bawah usia Sekolah Dasar*Setiap pembelian 1 tiket dewasa, bonus gratis untuk 1 anak Akses Tokyo Station – Fukushima Station by Tohoku Shinkansen 1 jam 48 menitFukushima Station – Marumori Station (via JR Abukuma Kyuko Line tujuan Tsukiki) 52 menitMarumori Station – Sungai Abukuma naik sepeda rental 20 menitTotal: Sekitar 3 jam Fukushima – Jembatan Sungai Tadami Pertama Sebuah pemandangan ikonik jembatan yang membentang 174 meter di atas sungai Tadami yang tenang antara stasiun Aizu-Nishikata dan Aizu-Hinohara. Tempat ini menjadi spot fotogenik, sering kali Kita melihat foto kereta yang melintasi jembatan ini tercermin di atas permukaan air yang tenang. Dengan pemandangan sekeliling putih salju. Sungguh seperti melihat wallpaper hidup secara nyata! Terdapat banyak titik pandang dengan sudut pandang yang berbeda. Tapi, titik pandang nomor 1 adalah titik yang direkomendasikan. Karena aksesnya mudah dengan transportasi umum dan dapat diakses sepanjang tahun. Setiap musim menyuguhkan pemandangan yang indah. Namun, musim dingin memberikan pemandangan dengan kesan yang lebih spektakuler. Kamu dapat melihat kereta melintasi jembatan yang tampak di antara pepohonan di tepi sungai. Selama musim dingin, pengunjung dapat menikmati pemandangan menakjubkan dari pegunungan bersalju, danau beku, dan rumah-rumah lokal yang tertutup salju. Di bulan Februari, kota-kota yang berada di wilayah ini mengadakan festival salju yang menampilkan patung-patung salju yang spektakuler. Informasi Alamat Amayahara, Kawai, Mishima-cho, Onuma-gun, Prefektur Fukushima Akses Tokyo Station – Koriyama Station by Tohoku Shinkansen 1 jam 30 menitKoriyama Station – Aizu Wakamatsu Station JR Ban-Etsu-West line tujuan Aizuwakamatsu 1 jamAizu Wakamatsu Station – Aizu Hinohara Station by Local Koide 1 jamdilanjut menggunakan Taxi dari Aizu Hinohara Station 4 menit Total: sekitar 3 jam 34 menit Iwate – Berlayar di Ngarai Geibi Ngarai Geibi (Geibikei) terletak di selatan Prefektur Iwate, di wilayah Tohoku utara Jepang. Jaraknya sekitar 450 km dari Tokyo, dan dengan menggunakan Shinkansen, dapat ditempuh dalam waktu sekitar dua jam. Dari Bandara Internasional Sendai, jaraknya sekitar satu jam dengan menggunakan shinkansen. Ngarai Geibikei terbentuk oleh erosi Sungai Satetsu, dikelilingi oleh tebing batu setinggi lebih dari 100 meter di kedua sisinya dengan panjang sekitar 2 kilometer. Geibikei ditetapkan sebagai Monumen Alam pada 1925. Geibi dalam bahasa Jepang berarti hidung singa. Ini karena di penghujung jurang terdapat susunan batu yang menyerupai hidung singa. Selain itu, beberapa susunan batu-batu lainnya terlihat menyerupai mata, mulut, hidung, wajah manusia dan lain-lain. Sungai Satetsu dipenuhi oleh ikan. Kamu dapat membeli makanan untuk diberikan pada ikan selama perjalanan. Informasi Alamat Machi 467 Nagasaka, Higashiyama-cho, Ichinoseki-shi, Prefektur Iwate Tarif JPY 1800 Akses Tokyo Station – Ichinoseki Station by Tohoku Shinkansen 2 jam 30 menitIchinoseki Station – Geibikei Station by JR Ofunato Line tujuan Kesennuma 30 menitGeibikei Station – Ngarai Geibi berjalan kaki 7 menitTotal: Sekitar 3 jam 7 menit Yamagata – Ginzan Onsen Ginzan Onsen adalah salah satu kota resort onsen terindah yang terletak di daerah pegunungan Kota Obanazawa di timur laut Prefektur Yamagata, Jepang. Dalam bahasa Jepang, Ginzan berarti gunung perak karena di wilayah ini adalah pusat penambangan perak yang terkenal berjaya pada tahun 1600-an. Ryokan yang dibangun dengan gaya arsitektur kayu di sepanjang tepi sungai memberikan nuansa klasik dan nostalgia. Pemandangan malam kota yang tertutup salju dengan lampu-lampu jalan yang menerangi sangat fotogenik, selama musim dingin menyuguhkan pemandangan yang indah dan khas. Berjalan-jalan mengenakan Yukata pada malam hari begitu romantis, ini menjadi salah satu tempat untuk mengabadikan momen bersama pasangan dan keluarga. Beberapa tempat di sekitar Ginzan Onsen yang dapat dinikmati adalah taman Shirogane, taman kota yang terletak di ujung jalan utama Ginzan. Terdapat air terjun Shirogane dan air terjun Raion yang terletak tidak jauh dari taman Shirogane. Lembah sungai senshin dengan airnya yang begitu jernih, dan tur menyusuri gua bekas pertambangan perak yang dihias dengan pencahayaan lampu yang indah. Kota ini digunakan sebagai latar tempat drama TV populer NHK “Oshin” yang ditayangkan di lebih dari 70 Negara di seluruh dunia. Selain itu, Pemandangan ini mengingatkan pada adegan-adegan dari film terkenal Ghibli Studio “Spirited Away” karya Hayao Miyazaki. Bagi Kamu para penggemar film tersebut, Kamu wajib berkunjung ke kota ini. Informasi Alamat 429 Ginzan Shinhata, Obanazawa-shi, Prefektur Yamagata Akses Tokyo Station – Oishida Station by Yamagata Shinkansen 3 jam 15 menitOishida Station – Ginzan Onsen by Bus 40 menitTotal: Sekitar 3 jam
Pesona Tohoku Saat Musim Dingin
Musim dingin di Tohoku menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan alam, budaya, dan kuliner. Di Fukushima, desa tradisional Ouchi-Juku yang masih mempertahankan suasana kota penginapan dari periode Edo. Di Yamagata menawarkan fenomena unik Monster Salju di pegunungan Zao yang terlihat seperti makhluk hidup. Sementara di Sendai, festival Pageant of Light menerangi kota dengan sekitar 450.000 lampu yang memberikan nuansa yang romantis dan historis. Di Miyagi, Kamu dapat menikmati tiram segar yang terkenal dengan rasa lautnya yang autentik. Setiap sudut Tohoku memberikan keindahan yang khas tersendiri. Yuk, nikmati pesona Tohoku saat musim dingin! Fukushima – Ouchi-Juku Jika Kamu mencari destinasi wisata yang membawa Kamu kembali ke masa lalu Jepang, Ouchi-juku di Fukushima adalah salah satu tempat yang tidak boleh Kamu lewatkan. Ouchi-juku menjadi salah satu tempat paling ikonik di Prefektur Fukushima, menawarkan pemandangan indah, sejarah yang kaya, dan suasana yang damai. Pada zaman Edo, Ouchi-Juku adalah sebuah kota transit dan tempat peristirahatan antara Aizu dan Nikko bagi mereka yang hendak pindah kota atau yang sedang melakukan perjalanan dagang. Pemerintah Jepang melestarikan bangunan dengan nuansa pada masa Edo ini sehingga menjadi tempat wisata yang wajib Kamu kunjungi. Kamu dapat merasakan sensasi seperti perjalanan lintas waktu kembali ke masa 300 tahun yang lalu! Ouchi-juku, terletak di kota Shimogo, distrik minami aizu, Fukushima. Di setiap sisi jalan dipenuhi oleh bangunan-bangunan beratap jerami tradisional yang mengingatkan pada masa Edo. Terdapat pajangan yang memperlihatkan detail kehidupan pada masa itu, seperti peralatan, perapian, sehingga Kamu dapat membayangkan tentang bagaimana kehidupan pada masa itu. Sekilas seperti bangunan tradisional di Ogimachi Shirakawa-go atau Gokayama. Seluruh jaringan listrik, air, telepon tertata rapi di bawah tanah. Saat ini bangunan-bangunan tersebut digunakan sebagai toko cendera mata, restoran, atau penginapan. Terdapat tempat penyewaan Kimono atau Yukata baik dewasa maupun anak-anak. Sehingga, Kamu dapat berfoto menggunakan Kimono dengan latar masa lalu; sebuah frame instagramable yang sempurna untuk diabadikan. Ouchi-juku terkenal dengan negi soba (mie gandum dengan daun bawang). Hal yang unik dari negi soba adalah Kamu memakan mie ini bukan dengan menggunakan sumpit. Tapi, Kamu harus menggunakan daun bawang sebagai penggantinya. Ini akan menjadi challenge yang seru ketika Kamu mencicipi bersama teman atau sanak saudara! Ouchi-juku juga menghadirkan festival salju (Yuki Matsuri) yang biasanya berlangsung pada minggu kedua bulan Februari. lilin-lilin ditempatkan di dalam lentera salju yang berjajar di sepanjang jalan utama, menjadikan suasana Ouchi-juku tenang, damai, serta temaram cahaya memberikan kesan romantis dan historis. Selain festival salju, Kamu juga dapat menikmati festival musim panas. Sebuah festival di mana penduduk lokal akan menari dengan pakaian khas masa Edo. Festival musim panas di Ouchi-juku merupakan salah satu yang tertua karena telah diselenggarakan lebih dari 800 tahun yang lalu! Informasi : Alamat Ouchi, Shimogo Town, Minami Aizu District, Fukushima Prefecture Tarif Gratis Parkir Mobil Standar: JPY 500Bus Mikro: JPY 1.500Bus Sedang & Besar: JPY 3.000 Akses Tokyo Station – Koriyama station by Shinkansen 1 jam 16 menit Koriyama Station – Aizuwakamatsu Station by JR Ban’etsu West Line 1 jam 5 menit Aizuwakamatsu Station – Yunokami Onsen Station by Aizu railway 39 menit Yunokami Onsen Station – Ouchi-juku by bus/taxi 20 menit Total : Sekitar 3 jam 20 menit Sendai – Pageant of light Sendai Pageant of Starlight adalah salah satu pameran illumination musim dingin terbesar di Jepang yang mulai diselenggarakan sejak tahun 1986. Sekitar 450.000 lampu dipajang pada pepohonan zelkova dan menerangi sepanjang jalan Jozenji-dori, antara Taman Nishi-koen dan taman Kotodai-koen di pusat kota Sendai. Pageant of Starlight ini menjadi momen yang dinantikan dengan penuh keceriaan. Destinasi ini sangat populer dan menjadi tempat favorit untuk menikmati kebersamaan dengan pasangan atau keluarga. Terdapat banyak kafe dan restoran untuk menghangatkan diri setelah melakukan perjalanan menyusuri jalan dan terowongan bercahaya. Beberapa malam di bulan Desember biasanya turun salju meskipun tidak terlalu lebat, ini menyuguhkan pemandangan yang indah dan romantis. Informasi : Alamat Jozenji-dori, Aoba-ku, Sendai-shi, Miyagi-ken Tarif Gratis Akses Tokyo Station – Sendai Station by Shinkansen 1 Jam 30 menit Sendai Station – Kotadaikoen Station by Namboku Line 2 menit/16 menit berjalan kakiTotal : Sekitar 1 Jam 40 menit Yamagata- Zao Snow Monsters Jika Kamu mencari pengalaman musim dingin yang unik, Zao Snow Monsters di Yamagata adalah salah satu yang wajib Kamu kunjungi. Fenomena alam yang langka ini dikenal di seluruh dunia karena keindahannya yang luar biasa, di mana pepohonan di lereng gunung Zao berubah menjadi bentuk-bentuk menyeramkan yang dikenal sebagai “Juhyo” menyerupai monster raksasa akibat akumulasi salju dan es. Pemandangan spektakuler ini hanya bisa dilihat di beberapa tempat di dunia, dan pegunungan Zao yang terletak di Prefektur Yamagata adalah salah satu tempat terbaik untuk menyaksikannya. Salah satu alasan Zao Snow Monster begitu terkenal adalah keindahannya yang magis dan tampak surealis. Ketika sinar matahari atau bulan menerangi, salju yang membeku dan membungkus pepohonan terlihat seperti monster yang hidup, khususnya ketika diterangi oleh pencahayaan warna-warni. Kamu dapat memesan minuman hangat di salah satu kedai dan menikmati pemandangan yang menakjubkan. Selain itu, Kamu juga dapat menikmati keindahan monster salju dengan mencoba menaiki Zao Ropeway. Gondola ini akan membawa Kamu ke puncak Gunung Zao, di mana Kamu dapat melihat monster salju dari atas dan begitu dekat. Pemandangan Monster yang berjajar seperti figur-figur makhluk hidup ini benar-benar sangat luar biasa. Pegunungan Zao juga populer untuk bermain ski dan snowboarding. Para pemain ski dapat meluncur di antara monster-monster salju memberikan sensasi yang luar biasa. Setelah puas beraktivitas, Kamu dapat relaksasi di Zao onsen (pemandian air panas) di kaki gunung Zao. terdapat belasan pemandian air panas baik yang dibuka untuk umum maupun private. Informasi : Alamat Zao Onsen, Yamagata City, Yamagata Prefecture Tarif Silahkan cek di sini Akses Via Yamagata Tokyo Station – Yamagata Station by Shinkansen 2 jam 30 menit Yamagata Station – Zao Onsen Bus Terminal by Bus 40 menit Total : 3 Jam 10 menit Via Sendai (khusus musim dingin & sudah appointment terlebih dahulu) Tokyo Station – Sendai Station by Shinkansen 1 Jam 30 menit Sendai Station – Zao Onsen by Bus 1 Jam 40 menit Total : Sekitar 3 Jam 10 menit Miyagi – Oysters Jika Kamu seorang pecinta hidangan laut, Oysters dari prefektur Miyagi di Jepang adalah salah satu yang harus Kamu cicipi. Dikenal karena memiliki kualitas tinggi dan rasa yang kaya.
Eksplor Destinasi Terbaik Musim Gugur di Tohoku
Tohoku adalah salah satu wilayah yang menjadi destinasi terbaik untuk para pecinta alam. Khususnya bagi para penikmat musim gugur yang mencari keindahan warna-warni dedaunan sekaligus aktivitas menyatu dengan alam. Musim gugur di Tohoku menyuguhkan keindahan dan pengalaman yang akan membuat hidupmu lebih berwarna. Yuk, Eksplor destinasi terbaik musim gugur di Tohoku! Yamagata – Perjalanan Perahu Menyusuri Sungai Mogami Sungai Mogami terkenal di seluruh Jepang karena disebutkan dalam puisi “Samidare wo/atsumete hayashi/Mogamigawa” oleh master Haiku terkenal, Basho Matsuo. Basho Matsuo menciptakan puisi hidup ini saat menyusuri sungai menggunakan perahu, menggambarkan aliran cepat Sungai Mogami setelah hujan musiman yang panjang. Sungai Mogami adalah salah satu dari tiga sungai dengan aliran tercepat di Jepang, dan ditetapkan sebagai taman alam prefektur Yamagata. Pada zaman dahulu, sungai Mogami adalah jalur ekonomi utama Jepang utara yang mengangkut bunga safflower menuju ke Kyoto. Sungai ini menarik perhatian pengunjung dengan berbagai pemandangan yang indah pada setiap musim yang ditawarkan sepanjang tahun. Bunga sakura liar yang berwarna pink cerah sangat indah pada awal Mei. Angin segar dapat dinikmati saat musim panas mencapai puncaknya dari akhir Mei hingga awal Juni. Dari akhir Oktober hingga akhir November, pemandangan pegunungan sekitar yang dihiasi pohon-pohon dengan warna-warna hangat musim gugur yang tercermin di air seperti lukisan panorama yang hidup. Sementara pemandangan musim dingin yang bersalju dari akhir Desember hingga Februari menciptakan keindahan elegan dan sederhana yang mengingatkan pada lukisan tinta Jepang tradisional. Selain pemandangan yang indah, nyanyian tradisional yang mengiringi perjalanan dari para pengemudi perahu dan percakapan yang penuh keramah tamahan dalam dialek lokal menambah kesan yang berbeda. Pengunjung yang beruntung berkesempatan menemukan beberapa pengemudi perahu bernyanyi untuk penumpang dalam bahasa mereka sendiri. Bento kotak makan siang tersedia, termasuk hidangan khas lokal seperti hot pot Imoni dan ikan Ayu panggang dengan garam, yang dikenal sebagai “Ratu Ikan Air Tawar” (reservasi sebelumnya diperlukan). Nikmati keindahan pemandangan sungai dan hidangan khas lokal sambil berada di atas perahu! Sungguh sebuah perjalanan perahu yang berkesan dimana Kamu dapat menikmati keindahan pedesaan jepang dengan menyusuri lembah indah di sungai Mogami. Kamu benar-benar akan merasakan ketenangan menyatu dengan alam. Informasi : Alamat 86-1, Furukuchi, Tozawa-mura, Mogami-gun, Prefektur Yamagata, 999-6401 Tarif One-way :Dewasa : ( SMP ke atas) JPY 2.800Anak : (SD ke bawah) JPY 1.400 Round Trip :Dewasa : ( SMP ke atas) JPY 4.400Anak : (SD ke bawah) JPY 2.200 Akses Tokyo Station – JR Shinjo Station by Shinkansen 3 jam 30 menitJR Shinjo Station – JR Furukuchi Station by Rikuusai line 35 menitJR Furukuchi Station – Sungai Mogami berjalan kaki 8 menitTotal : 4 Jam 13 menit Aomori – Hakkoda Ropeway Hakkoda Ropeway terlatak di pegunungan Hakkoda (Hakkodasan) yang termasuk dari Taman nasional Towada-Hachimantai dan diakui sebagai salah satu dari 100 pegunungan yang terkenal di Jepang. Tempat ini terkenal dengan pemandangan yang dinamis pada setiap musimnya. Pada musim dingin, pepohonan tertutup oleh salju sehingga terlihat seperti monster. Destinasi ini menjadi tempat terbaik untuk melihat monster salju. Pada musim gugur, Kamu dapat menggunakan ropeway untuk mencapai puncak Hakkoda dan melihat pemandangan indah warna warni daun musim gugur pada akhir September hingga pertengahan Oktober. Selain itu Kamu juga dapat melihat barisan pegunungan Hakkoda yang gagah mulai dari semenanjung Tsugaru, Semenanjung Shimokita, dan Gunung Iwaki. Kereta gantung ini beroperasi sekitar 650 meter dari stasiun awal ke puncak, kereta gantung menempuh total sepanjang hampir 2,6 km, dan memakan waktu perjalanan sekitar 10 menit (satu arah). Ketika Kamu sampai di puncak stasiun, Kamu dapat menjelajahi keindahan sekitarnya dengan berjalan kaki. Informasi : Alamat 1-12 Kansuizawa, Kota Aomori, Prefektur Aomori Tarif Silahkan cek di sini Akses Tokyo Station – Shin Aomori by Shinkansen 3 jam 20 menitShin Aomori Station – Aomori Station by JR 5 menit Aomori Station – Hakkoda Ropeway by Bus 1 jam. Total : Sekitar 4 jam 30 menit Miyagi – Naruko Gorge Naruko Gorge adalah salah satu ngarai paling indah di Tohoku, terletak di barat laut Prefektur Miyagi, sekitar 70 kilometer dari Sendai dan berada tepat di luar kota kecil sumber air panas Naruko Onsen. Setiap tahun sekitar akhir Oktober hingga awal November, ngarai ini berubah menjadi salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan warna musim gugur; merah, kuning, hijau, jingga yang berpadu dalam satu frame menyuguhkan keindahan musim gugur terbaik. Ngarai ini membentang sekitar 2 kilometer dari timur ke barat. Area terbaik untuk melihat daun musim gugur berada di sekitar Narukokyo Resthouse dari anjungan pengamatan di ujung barat ngarai. Spot ini menjadi salah satu spot favorit untuk melihat pemandangan daun musim gugur lengkap dengan Jembatan Ofukazawi. Selain menjadi latar utama, Kamu pun bisa melihat pemandangan seluruh wilayah Naruko Onsen dari atas Jembatan Ofukazawi. Di ujung timur ngarai terdapat Museum Kokeshi Jepang, yang memamerkan sejumlah boneka kokeshi dari berbagai prefektur di Wilayah Tohoku dan menyoroti perbedaan regional dalam bentuk dan desain boneka tersebut. kamu juga dapat menyaksikan Pengrajin membuat boneka dan membelinya di toko museum. Selain itu Kamu juga memiliki kesempatan untuk mencoba melukis boneka Kamu sendiri. Informasi : Alamat Hoshinuma 13-5 Narukoonsen, Ōsaki-shi, Miyagi-ken 989-6832 Akses Tokyo Station – Furukawa Station by Shinkansen 2 jam 20 menitFurukawa Station – Nakayamadaira Onsen Station by train 1 jam 10 menitNakayamadaira Onsen Station – Narukokyo Nakayamadaira Exit by Bus 5 menitTotal: Sekitar 3 jam 40 menit Tarif Gratis Fukushima – Kuil Hanitsu Kuil Hanitsu terletak di Kota Inawashiro, Prefektur Fukushima. Didedikasikan untuk Masayuki Hoshina, yang mendirikan Domain Aizu pada paruh pertama Periode Edo. Hoshina Masanobu, seorang leluhur para penguasa feodal dari Domain Aizu dijadikan objek pemujaan di Kuil Hanitsu. Sejarah 400 tahun bermula dari periode Edo yang dimiliki kuil ini memancarkan nuansa suci yang dapat dirasakan di seluruh kompleksnya sehingga menarik minat para penggemar sejarah dan penggemar Domain Aizu. Sorotan utama kuil ini termasuk Kame-ishi, salah satu monumen batu terbesar di Jepang, dan kuburan yang ditetapkan sebagai Situs Sejarah Nasional untuk klan Matsudaira, yang pernah memerintah Domain Aizu. Kuil ini juga terkenal sebagai destinasi untuk melihat dedaunan musim gugur dan mengadakan festival dedaunan musim gugur. Selama musim gugur, daun-daun yang jatuh dari pepohonan maple terhampar di halaman Kuil terlihat seperti karpet merah terang yang indah. Waktu terbaik untuk melihat daun musim gugur adalah
3 Air Terjun Eksotis yang Wajib Dikunjungi Saat Musim Gugur Di Tohoku
Musim gugur identik dengan keindahan perubahan warna-warni dedaunan yang disebut 紅葉, berpadu dengan lanskap keindahan alam memberikan nuansa yang romantis, eksotis, dan harmonis. Musim gugur berlangsung dari September hingga November. Salah satu destinasi yang menjadi pilihan untuk menikmati musim gugur di Tohoku adalah mengunjungi air terjun. Bayangkanlah, Kamu mengagumi air terjun dan sekelilingnya adalah pepohonan dengan daun yang berwarna-warni. Suara alam, semilir angin yang berpadu dengan kerasnya gemuruh air terjun memberikan ketenangan dan kedamaian. Berikut ini adalah 3 air terjun eksotis yang wajib dikunjungi saat musim gugur di Tohoku! Fukushima – Air Terjun Tatsuzawa Air terjun Tatsuzawa terletak di Kota Inawashiro, Prefektur Fukushima. Memerlukan waktu sekitar 3 jam. dari Tokyo Station. Pada saat musim gugur, Kamu akan mendapati warna-warni dedaunan pohon maple di sekeliling air terjun. Pemandangan indah ini terefleksikan diatas permukaan air berpadu dengan cahaya yang berkilauan di antara celah dedaunan memberikan kesan seperti lukisan yang hidup. Air terjun Tatsuzawa terdiri dari dua air terjun; Odaki dianggap sebagai air terjun jantan yang lebih besar dengan ketinggian 16 meter, dan Medaki yang dianggap sebagai betina. Pepohonan di sekeliling seolah menjadi bingkai air terjun yang sempurna, ini menjadi salah satu spot terbaik bagi para pecinta landscape fotografi. Perjalanan menuju air terjun ini menghabiskan Waktu sekitar 10 menit berjalan kaki dari tempat parkir. Kesejukan, kebersihan, dan keindahan menjadikan air terjun Tatsuzawa sebagai salah satu destinasi untuk bersantai dan menikmati keindahan alam pada saat musim gugur. Informasi: Alamat Oaza Kogai Hikageyamaotsu, Kota Inawashiro, Distrik Yama, Prefektur Fukushima Tarif Gratis Akses Tokyo Station → Koriyama Station by Tohoku Shinkansen (1 jam 20 menit) Koriyama Station → Inawashiro Station by Banetsusai Line (37 menit) Inawashiro Station → Tatsuzawafudo parking by Car (40 menit) Kemudian dilanjut jalan kaki (10 menit) Total : memerlukan waktu sekitar 3 jam Note : Saat ini jalan tidak dapat diakses karena tanah longsor, jika Kamu tertarik untuk pergi, pastikan untuk selalu mengecek berkala secara online sebelum melakukan perjalanan. Miyagi – Air Terjun Nametsu Air terjun Nametsu dikenal sebagai Nikai Falls. Nikai(二階) dalam Bahasa Jepang berarti 2 tingkat. Terletak di Kota Shichikashuku, Prefektur Miyagi. Menghabiskan waktu sekitar 2 Jam 35 menit perjalanan dari Tokyo Station. Air yang deras dan gemuruh yang keras memberikan kesan seolah-olah air itu hidup. Dengan ketinggian 10 meter, lebar 30 meter dan bentuk yang unik, menarik perhatian mata. Terdapat akses yang mudah dari tempat parkir menuju air terjun sehingga Kamu tidak perlu khawatir kesulitan ketika ingin menuju ke sana. Tapi, Kamu tetap harus berhati-hati, derasnya air memungkinkan jalan menjadi licin. Di sekitar air terjun terdapat pohon beech, oak, dan pohon berdaun lebar lainnya, menyuguhkan pemandangan daun musim gugur terbaik di Miyagi antara pertengahan Oktober hingga pertengahan November. Terdapat Dek pengamatan air terjun di tempat parkir yang bersebelahan dengan Pasar Musiman Shichikashuku yang memungkinkan Kamu melihat air terjun dari atas. Selama musim gugur, air terjun ini juga diterangi cahaya, sehingga Kamu dapat menikmati keindahan percikan air dan dedaunan berwarna di malam hari, yang merupakan kenikmatan khusus musim gugur. Informasi: Alamat Nametsu, Shichikashuku, Katta District, Miyagi Prefecture 989-0549 Tarif Gratis Akses Tokyo Station – Shiroishizao Station by Tohoku Shinkansen (1 Jam 30 menit) Shiroishizao Station – Shiroishi station by JR Tohoku Line (25 menit) Shiroishi Station – Shichikashukucmachi Yakuba – Nametsu Ootaki by Bus (40 menit) Total : memerlukan waktu sekitar 2 jam 35 menit Note : Perlu dicatat, bus beroperasi secara tidak teratur, jadi pastikan untuk merencanakan jadwal dengan baik untuk berjaga-jaga jika ada perubahan. Iwate – Air Terjun Shiraito Air terjun shiraito adalah salah satu dari 7 air terjun yang terdapat di Gunung Megami. Gunung ini tertutup oleh hutan beech premier yang terletak di perbatasan antara Kota Yuda dan Desa Sawauchi. Jika Kamu adalah pecinta alam yang suka akan hiking, Gunung Megami dengan ketinggian 956 mdpl bisa menjadi pengalaman pendakian yang takkan terlupakan. Kamu dapat menikmati perjalanan sambil mengagumi air terjun serta pemandangan hutan beech yang penuh dengan warna-warni dedaunan musim gugur di sepanjang jalur pendakian. Shiraito dalam bahasa jepang (白糸) berarti benang putih, air terjun ini mengalir seperti benang putih yang tergerai tipis di sepanjang permukaan batu dengan ketinggian 30 meter. Medan perjalanan yang tersedia cukup curam, tapi peta panduan dan signboard di rute cukup jelas dan lengkap. Jika kamu ingin berkunjung ke sini tetapi takut tersesat, Kamu bisa meminta ditemani oleh guide dengan biaya tambahan. Dari tempat parkir ke air terjun shiraito memerlukan waktu sekitar 20 menit dengan berjalan kaki. Air terjun ini memberikan kesan yang berbeda daripada air terjun lainnya, karena memiliki ukuran yang besar dan bentuknya yang unik. Selain itu, Kamu dapat melihatnya dari sisi belakang di bawah batu, ini akan menjadi pengalaman yang menakjubkan; ketenangan dan keindahannya membuat pikiran jernih dan hati terasa damai. Informasi: Alamat Nishiwaga, Distrik Waga, Prefektur Iwate Tarif Gratis Akses JR Hottoyuda Station – Tempat parkir by Taksi (40 menit) Kemudian dilanjut jalan kaki (20 menit) Note : Harap kenakan sepatu hiking atau sepatu yang cocok untuk medan jalan berkerikil. Rekomendasi destinasi lainnya dapat Kamu temukan pada laman resmi Prefektur Tohoku
Temukan Keindahan Tohoku: 5 Destinasi Musim Panas yang Wajib Dikunjungi
Tohoku adalah salah satu Region yang terletak di ujung utara pulau Honshu Jepang. Tohoku menyuguhkan destinasi wisata dengan pemandangan alam yang indah dan asri. Sehingga ini menjadikan surga bagi para pecinta alam. Setiap musim memiliki daya tarik yang unik, sehingga tidak peduli kapanpun Kamu berkunjung, Kamu akan selalu disuguhkan dengan pemandangan yang menakjubkan dan warna-warni khas dari keempat musim tersebut. Mari jelajahi dan temukan keindahan Tohoku! Berikut ini adalah 5 destinasi musim panas yang wajib dikunjungi! Miyagi – Yamamoto Flower Garden Ibu kota Prefektur Miyagi adalah Sendai. Hanya dengan sekitar 1 jam 30 menit perjalanan menggunakan Shinkansen dari Tokyo Station untuk menuju prefektur ini. Salah satu destinasi yang wajib Kamu kunjungi untuk menikmati musim panas adalah Yamamoto Flower Garden: sebuah surga untuk para pecinta bunga matahari! Pernahkah Kamu membayangkan berada di tengah lautan bunga matahari yang luas dan mekar sempurna? Bayangkan hamparan kuning cerah yang membentang sejauh mata memandang, dihiasi dengan kelopak bunga yang melambai tertiup semilir angin. Jika Kamu sedang mencari destinasi wisata yang indah dan Instagramable di musim panas, Yamamoto Flower Garden adalah Jawabannya! Yamamoto Flower Garden atau Himawari no Oka (ひまわりひまわりの丘) terletak di kota Osaki, Prefektur Miyagi, Jepang. Tempat ini merupakan salah satu taman bunga terbesar di mana Kamu dapat menikmati hamparan bunga matahari yang memesona. Sekitar 420.000 kuntum bunga matahari yang bermekaran di atas area seluas 6 hektar. Bunga matahari adalah simbol keceriaan, kehangatan dan keindahan musim panas. Perjalanan ke Yamamoto Flower Garden adalah lebih dari sekadar perjalanan wisata biasa. Ini adalah kesempatan untukmu menyatu dengan alam, menikmati keindahan musim panas, dan memperkaya jiwa dengan keceriaan yang tak terlupakan. Jadi, kalau Kamu mencari pengalaman yang menginspirasi dan memukau untuk mengisi liburan musim panas, jangan ragu untuk menyertakan Yamamoto Flower Garden dalam daftar destinasi wisata Kamu! Informasi : Alamat Magishi Sanbongi Saida, Osaki, Miyagi-ken 989-6314 Waktu Operasional 09:00 ~ 17:00 Rekomendasi Kunjungan Juli Akhir ~ Pertengahan Agustus Tarif Gratis Akses Tokyo Station → Furukawa Station by Tohoku Shinkansen (1 jam 50 menit)Dilanjut 30 menit dengan bus dari Furukawa Station turun di Sanbongi Otonashi. Total : memerlukan waktu sekitar 2 jam 20 menit dari Tokyo. Fukushima – Banetsu Monogatari Train Prefektur Fukushima terletak di bagian ujung selatan Tohoku. Cukup dengan sekitar 1 jam 30 menit dari Tokyo menggunakan Shinkansen melalui JR Line untuk ke sini. Prefektur Fukushima menyuguhkan keindahan alam, warisan budaya, dan pengalaman yang tak terlupakan. Salah satu yang wajib Kamu coba adalah SL Banetsu Monogatari Train. Awalnya kereta lokomotif uap C57 180 dibuat pada tahun 1946, kereta ini dijuluki Kifujin (貴婦人: Perempuan Bangsawan) karena penampilannya yang anggun. Meskipun sempat dinonaktifkan, kereta ini kembali beroperasi pada tahun 1999 berkat permintaan yang tinggi dari masyarakat. Dengan nama baru SL Banetsu Monogatari, lokomotif C57 180 ini beroperasi di Jalur JR Banetsu west line (磐越西線 Ban’etsu-sai-sen). Jalur ini membentang antara Stasiun JR Aizu-Wakamatsu (会津若松駅) di Prefektur Fukushima hingga Stasiun JR Niitsu (新津駅) di Prefektur Niigata. Panjangnya mencapai 111 km, dengan waktu tempuh sekitar 3 jam 30 menit. Banetsu Monogatari Train akan memberikan Kamu sebuah perjalanan yang menyuguhkan nostalgia dan takkan pernah terlupakan. sebuah petualangan melintasi pedesaan yang indah dengan sungai yang mengalir dan latar belakang pegunungan. Informasi : Alamat Fukushima (Aizuwakamatsu station) / Niigata (Niitsu Station) Operasional Keberangkatan dari Niitsu(Niigata): 10:03 Keberangkatan dari Aizu Wakamatsu(Fukushima): 15:27*Silahkan cek website resmi JR East untuk jadwal terkini Tarif JPY 1,980 (tarif dasar) + JPY 840 (biaya reservasi kursi) = JPY 2.820 Akses Fukushima :Tokyo Station → Koriyama Station by Tohoku Shinkansen (1 jam 20 menit) Koriyama Station → Aizu Wakamatsu by JR Banetsu West Line (65 menit)Total : memerlukan waktu sekitar 2 jam 25 menit. Niigata : Tokyo Station → Niigata Station by Joetsu Shinkansen (1 jam 50 menit)Niigata Station → Niitsu Station by JR Shinetsu Line ( 15 menit) Total : memerlukan waktu sekitar 2 jam 5 menit dari Tokyo Note :Kereta ini beroperasi terutama pada akhir pekan dan hari libur nasional antara bulan April dan November, diperlukan reservasi tiket sebelumnya. Goshikinuma Selain Banetsu Monogatari Train, yang harus Kamu kunjungi di Prefektur Fukushima pada musim panas adalah Goshikinuma. Kira-kira memerlukan waktu 3 jam perjalanan dari Tokyo. Goshikinuma (五色沼) secara harfiah berarti “lima danau berwarna”. Danau ini muncul sebagai sebuah akibat dari meletusnya Gunung Bandai pada tahun 1888. Longsor bebatuannya menghalangi aliran sungai dan hal ini menyebabkan pembentukan danau di daerah ini. Serangkaian danau yang terdiri dari elemen dan mineral vulkanik hasil dari letusan Gunung Bandai yang bercampur dengan perairan kolam, dan rawa-rawa menghasilkan warna-warni yang indah dan khas pada setiap danau. Secara resmi dikenal sebagai Goshikinuma dan dianugerahi bintang satu dalam Michelin Green Guide pada tahun 2016. Sebenarnya danau ini terdiri dari lebih dari lima danau termasuk Bishamon-numa, Aka-numa, Midoro-numa, Tatsu-numa, Benten-numa, Ruri-numa, Ao-numa, dan Yanagi-numa. Setiap danau memiliki keindahan dan warna yang khas tersendiri seperti hijau zamrud, biru kobalt, biru pirus, biru zamrud, biru pastel, dan akan berubah seiring berjalannya waktu dan perubahan musim. Khususnya Aonuma yang memiliki warna begitu indah sehingga tidak dianggap sebagai sesuatu yang diciptakan oleh Alam. karena warna-warni yang terpancar indah inilah Goshikinuma pun dijuluki “Danau Misterius”. Terdapat sebuah jalur trekking sepanjang 4 kilometer yang menyatukan delapan danau dengan warna-warni yang memukau, mempermudah pengunjung untuk menelusuri dan menikmati pemandangan seutuhnya hanya dalam 1 jam 10 menit ~ 1 jam 30 menit. Salah satu kegiatan yang populer adalah menyewa perahu dayung di Danau Bishamon-numa yang merupakan danau terbesar di mana Kamu dapat menyaksikan keindahan ikan koi berwarna-warni yang berenang di air yang tenang. Keseluruhan area dipenuhi dengan hamparan bunga liar yang mekar dan pepohonan tua berlumut, menciptakan suasana yang memanjakan mata. Informasi : Alamat Kengamine, Hibara, Kita-Shiobara, Yama Gun, PrefekturFukushima Tarif Gratis. Kecuali sewa perahu : JPY 300/30 menit Akses Tokyo Station → Koriyama Station by Tohoku Shinkansen (1 jam 20 menit)Koriyama Station → Inawashiro Station by JR Banetsu West Line (30~45 menit)Inawashiro Station → Pintu masuk Goshikinuma by Bus (30 menit) Total : memerlukan waktu sekitar 2 jam 40 menit dari Tokyo Iwate – Michinoku Hydrangea Garden Ibu kota Prefektur Iwate adalah Morioka. Memerlukan waktu sekitar 2 jam 12 menit dari tokyo menggunakan Tohoku
Festival Shan-Shan
Festival Shan Shan merupakan festival terbesar dan populer di Prefektur Tottori, diselenggarakan pada saat musim panas mulai tanggal 13 sampai dengan 15 Agustus setiap tahunnya. Festival ini adalah bagian dari perayaan Obon: sebuah tradisi Buddha untuk menghormati para leluhur yang sudah meninggal dunia. Kata Shan Shan ini adalah merujuk pada onomatope suara air dari mata air panas alami yang mendidih, serta denting lonceng yang tergantung dari payung kertas berwarna-warni yang digoyang-goyangkan selama tarian pada saat festival. Tarian ini disebut Kasa Odori (tarian payung), Te Odori (tarian tangan) atau Suzukko Odori. Tari payung shan-shan didasarkan pada tari payung inaba tradisional, yang diwariskan di bagian timur Prefektur Tottori. Tarian ini disederhanakan sehingga siapa saja dapat dengan mudah mengikutinya. Puncak dari festival ini adalah parade tari payung, disebut “Issei Kasa Odori”, yang diselenggarakan pada tanggal 14 Agustus. Sekitar 4.000 orang menari dalam parade ini. Semua orang menari seirama ditambah pola dan warna-warni dari payung menjadikan festival ini sangat memukau. Jadwal Festival Tempat 13 Agustus, 17:00 – 20:30 Suzukko handbell dance Fumon Square 14 Agustus, 16:00 – 21:00 Umbrella Dance Tottori City Center 15 Agustus, 19:00 – 21:00 Fireworks display Sendai Kawahara Civic Sports Square
Gunung Fuji
Gunung Fuji (富士山) menjulang 3.776 mdpl merupakan gunung tertinggi di Jepang. UNESCO mengakui Gunung fuji sebagai Situs Warisan Dunia pada Juni 2013. Gunung Fuji telah menjadi sumber inspirasi bagi para seniman dan penyair serta objek ziarah selama berabad-abad lamanya. Gunung Fuji membentang antara Prefektur Yamanashi dan Shizuoka dapat terlihat dari Tokyo dan Yokohama pada hari yang cerah. Jika Kamu menuju Kyoto, Osaka dari Tokyo dengan menggunakan Shinkansen, duduklah di sebelah kanan dekat jendela. Kamu dapat menikmati pemandangan Indahnya Gunung Fuji dari sekitar Stasiun Shin-Fuji sekitar 40 menit perjalanan. Namun, tentu jika cuaca mendukung. Visibilitas cenderung lebih baik selama musim dingin daripada musim panas, pagi dan malam daripada siang hari. Jika Kamu ingin menikmati keindahan Gunung Fuji lebih dekat, Kamu dapat pergi ke Kawaguchi-ko (kawaguchi Lake) atau Hakone, sebuah resor mata air panas terdekat Gunung Fuji. Kamu dapat akses dari Tokyo menggunakan Bus atau Shinkansen dengan waktu relatif sekitar 1 jam 50 menit sampai dengan 2 jam perjalanan.