Rumoi adalah sebuah kota yang berdiri sejak tahun 1 Oktober 1947, merupakan ibukota dari Subprefektur Rumoi terletak di Subprefektur Rumoi, Hokkaido, Jepang. Rumoi menawarkan keindahan alam yang menakjubkan, cerita sejarah serta kebudayaan yang unik. Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Rumoi dapat menggunakan berbagai sarana transportasi antara lain pesawat, kereta api, dan bus. Bandara terdekat adalah Bandara Nakashbetsu, yang terletak sekitar 50 km dari pusat kota. Stasiun Rumoi merupakan Stasiun kereta api terdekat yang letaknya di pusat kota. Dan juga ada beberapa bus yang menghubungkan Rumoi dengan kota-kota lain di Hokkaido. Atraksi Pegunungan TaizanPegunungan Taizan merupakan bagian dari Taman Nasional Daisetsuzan dan merupakan pusat bagi beberapa puncak tertinggi di Hokkaido. Berbagai aktivitas yang dapat dilakukan di Pegunungan Taizan antara lain hiking, berkemah, memancing dan mengamati berbagai macam burung, karena Pegunungan Taizan merupakan rumah dari berbagai macam flora dan fauna. Pantai RumoiPantai Rumoi terkenal dengan pasir putihnya yang halus, air lautnya yang jernih, dan ombaknya yang tenang. Pantai Rumoi merupakan tempat wisata yang sangat populer berbagai aktivitas sering dilakukan antara lain berenang, berjemur, dan bermain air. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas lainnya di pantai ini, seperti memancing, berkemah, dan hiking. Museum RumoiMuseum Rumoi didirikan pada tahun 1992 untuk memperingati 100 tahun kota Rumoi, terletak di Cape Ogon, sebuah tempat wisata populer di Rumoi, Hokkaido, Jepang. Museum ini menampilkan pameran tentang sejarah, budaya, dan alam Rumoi. Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Museum Rumoi, dapat diakses dengan mobil atau bus dari kota Sapporo, ibu kota Hokkaido. Museum ini dibuka setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga 5 sore. Biaya masuk adalah ¥200 untuk orang dewasa dan ¥100 untuk anak-anak. Cape OgonCape Ogon atau Tanjung Ogan merupakan tempat terbaik untuk menikmati matahari terbenam terbaik di Jepang, dimana sinar matahari mewarnai seluruh permukaan tebing. Disini wisatawan dapat melihat pemandangan pantai yang unik, dimana banyaknya bebatuan yang berdiri tegak seperti pilar. SenbodaiSenbodai merupakan sebuah bukit yang terletak 180m diatas permukaan laut, disini wisatawan dapat menikmati keindahan kota serta pelabuhan Rumoi. Senbodai merupakan tempat yang sangat populer bagi masyarakat Rumoi, disini biasanya masyarakat datang untuk bersantai dan menikmati pemandangan Pulau Teuri dan Tagishiri di lepas pantai, serta puncak Gunung Shokanbetsu di selatan. Golden Beach RumoiGolden Beach Rumoi merupakan salah satu pantai terbesar di utara Hokkaido yang membentang sekitar 1 kilometer. Pantai ini terkenal dengan air lautnya yang jernih lengkap dengan pemandangan pegunungan Shokanbetsu dan pelabuhan perikanan Reiuke di selatan dan Tanjung Ogon di utara. Disini wisatawan juga dapat melakukan berbagai olahraga air sepanjang tahun.Reuku FarmReuku Farm atau Ladang Reuku merupakan sebuah ladang cantik yang memiliki deretan kincir angin besar, pemandangan Laut Jepang dan Gunung Shokanbetsu. Biasanya pada bulan Juni, wisatawan dapat menikmati keindahan bunga-bunga yang berwarna cantik. Former Saga FamilyFormer Saga Family, dahulu merupakan tempat pemancingan ikan haring yang dibuka pada zaman Edo, yang telah digunakan selama 113 sampai dengan tahun 1957. Di Tempat ini wisatawan dapat melihat berbagai peninggalan alat-alat penangkapan ikan haring di masa lalu seperti perahu ikan haring dan peralatan memancing. Kamuiwa ParkKamuiwa Park merupakan taman terbesar di kota Rumoi, yang terdiri dari lapangan golf tempat berkemah serta taman bunga sakura. Kamuiwa Park juga merupakan tempat yang paling utama bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bunga sakura di utara Hokkaido, disini terdapat sekitar 1.500 Ezo Yamazakura, Yaezakura, dan 500 Shibazakura yang bermekaran. Festival Rumoi Donto FestivalRumoi Donto Festival adalah festival yang diselenggarakan pada akhir bulan Juli di Rumoi, Hokkaido, Jepang. Disini wisatawan dapat menikmati parade kendaraan hias dan juga kembang api Umaiyo Rumoi IchiUmaiyo Rumoi Ichi merupakan festival yang menyediakan makanan laut dan produk olahan lokal terbaik dari daerah Rumoi, biasanya festival ini diselenggarakan dari bulan Mei – Juli. Festival ini merupakan festival yang sangat dinanti karena wisatawan diberi kesempatan untuk mencicipi dan menikmati hasil laut serta makanan olahan khas Rumoi yang lezat. Ororon Summer FestivalOroron Summer Festival merupakan festival musim panas yang sangat dinantikan di Rumoi, biasanya festival ini diselenggarakan pada awal bulan Agustus. Disini wisatawan dapat menikmati pertiunjukan kembanag abi terbesar di Hokkaido utara. Yanshu Bon DancingYanshu Bon Dancing merupakan festival tari yang diadakan selama festival Obon, dimana para penari mengenakan yukata (kimono musim panas). Obon adalah adat istiadat Budha Jepang untuk menghormati roh leluhur selama musim panas. Kuliner Rumoi adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi, karena terletak di pesisir pantai, Rumoi terkenal dengan kuliner lautnya yang segar dan lezat serta masakan Jepang tradisional. Berikut adalah beberapa hidangan khas Rumoi yang patut dicoba: Ishikari NabeIshikari Nabe adalah hidangan hot pot yang sangat populer di Hokkaido, hidangan ini terbuat dari campuran salmon, sayuran, dan jamur yang dimasak dalam kaldu miso. Ishikari Nabe yang berasal dari Rumoi menggunakan salmon segar dari Laut Okhotsk. Uni Ikura DonUni Ikura Don merupakan hidangan nasi ini dihiasi dengan bulu babi (uni) dan telur salmon (ikura). Karena dikelilingi oleh laut Rumoi adalah tempat yang tepat untuk mencicipinya karena kelimpahan bulu babi dan salmon di daerah tersebut. Hotate YakiHotate Yaki adalah hidangan yang sederhana namun lezat, hidangan ini terbuat dari kerang scallop panggang yang disajikan dengan cangkang. Rumoi merupakan tempat yang tepat untuk menikmati kesegaran scallop. Kaisen DonKaisen Don merupakan hidangan yang wajib untuk dicoba jika berkunjung ke Rumoi. Wisatawan dapat mencicipi berbagai macam makanan laut Rumoi, karena hidangan ini merupakan hidangan nasi yang dihiasi dengan berbagai macam makanan laut segar, seperti tuna, salmon, cumi-cumi, dan udang.
Nemuro
Nemuro merupakan sebuah kota pelabuhan yang didirikan pada tanggal 1 Agustus 1957, terletak di Subprefektur Nemuro, Hokkaidō, Jepang. Kota ini merupakan ibu kota dari Subprefektur Nemuro, yang sebagian besar wilayahnya terletak di Semenanjung Nemuro. Terletak di ujung timur Hokkaido, Nemuro dapat diakses dengan berbagai moda transportasi seperti pesawat terbang, kereta, bus dan juga mobil pribadi. Bagi wisatawan yang berkunjung menggunakan moda transportasi udara, Bandara Nemuro Nakashibetsu (NHK) merupakan pintu gerbang bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Nemuro, yang melayani penerbangan domestik dari Sapporo dan Tokyo. Wisatawan juga dapat berkunjung ke Nemuro menggunakan kereta. Wisatawan dapat menggunakan jalur kereta JR Senboku Main Line yang menghubungkan Nemuro dengan Sapporo dan kota-kota lain di Hokkaido. Perjalanan kereta dari Sapporo ke Nemuro memakan waktu sekitar 6 jam. Bus merupakan moda transportasi yang memiliki biaya yang lebih murah dibanding dengan pesawat atau kereta, akan tetapi memakan waktu lebih lama yaitu sekitar 8 jam. Sedangkan jika wisatawan menggunakan mobil pribadi, perjalanan dari Sapporo ke Nemuro memakan waktu sekitar 5 jam melalui Tol Dohoku Expressway. Nemuro atau yang dikenal dengan julukan Surga Tersembunyi di Ujung Timur Hokkaido, merupakan sebuah kota kecil yang menawarkan keindahan alam yang sangat luar biasa, seni budaya yang kaya serta penduduk lokal yang ramah. Nemuro merupakan rumah bagi berbagai spesies burung langka, sehingga menjadikannya sebagai tempat yang tepat bagi para pengamat burung dan pecinta alam untuk mengamati lebih dekat burung-burung langka, oleh karena itu Nemuro juga sering disebut sebagai “Surga Bagi Pecinta Burung”. Atraksi di Nemuro Semenanjung NemuroMerupakan semenanjung yang terletak di titik paling timur Jepang dan juga merupakan rumah bagi beberapa pemandangan yang indah yang termasuk dari bagian Nosappu dan Danau Furen. Tanjung NosappuTanjung Nosappu merupakan salah satu tempat yang sangat populer di Jepang yang merupakan tempat untuk menikmati matahari terbit. Danau FurenDanau Furen merupakan danau yang terbesar yang berada di Pulau Hokkaido, danau ini sangat populer untuk memancing dan mengamati burung Museum Nemuro Di Museum Nemuro, wisatawan dapat mengetahui lebih detail mengenai sejarah dan budaya Nemuro. Disini wisatawan dapat mempelajari tentang mata pencaharian tradisional kota ini, serta melihat pameran tentang kehidupan laut dan sejarah alam daerah tersebut. Shunkunitai Shunkunitai, sebuah cagar alam yang merupakan rumah bagi berbagai macam flora & Fauna yang berpadu dengan hutan cemara, padang rumput, danau dan juga sungai yang didirikan pada tahun 1958 di Nemuro, Hokkaido, Jepang. Shunkunitai merupakan tempat yang tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati alam Hokkaido lebih dekat, disini wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas seperti hiking, berkemah, dan memancing. Pulau FunaiPulau Funai merupakan rumah berbagai macam burung laut, terletak di lepas pantai Nemuro. Wisatawan dapat menikmati kumpulan burung-burung dengan cara menaiki feri ke pulau ini dan berjalan-jalan di sekitar, atau mengikuti tur mengamati burung. Taman Nasional Nopporo-BetsuTaman Nasional Nopporo-Betsu menawarkan berbagai flora dan fauna yang beragam, yang dapat dinikmati oleh para wisatawan. Berbagai aktivitas dapat dilakukan wisatawan di Taman Nasional ini seperti mendaki, berkemah, memancing, dan menikmati pemandangan indah di taman ini. Mercusuar Nosuka Mercusuar Nosuka merupakan titik paling timur Jepang yang terletak di ujung timur Semenanjung Nemuro. Wisatawan dapat mencoba untuk naik ke atas mercusuar untuk menikmati pemandangan laut yang sangat menawan. Pasar Ikan Nemuro Nemuro yang merupakan desa nelayan pastinya terkenal dengan hidangan lautnya yang segar. Salah satu tempat yang wajib dikunjungi oleh wisatawan adalah Pasar Ikan Nemuro. Pasar Ikan Nemuro merupakan tempat yang tepat bagi wisatawan yang ingin mencoba berbagai macam makanan laut segar. Disini wisatawan dapat membeli ikan, kepiting, dan gurita segar, serta mencicipi berbagai hidangan laut yang lezat. Festival di Nemuro Nemuro Crab Festival Nemuro Crab Festival atau Festival Kepiting Nemuro diselenggarakan setiap tanggal 1 September setiap tahunnya. Festival ini berlangsung di Pelabuhan Nemuro yang memfokuskan mengenai Kepiting Hanasaki, supaya wisatawan dapat menikmati citarasa kepiting musiman tersebut. Dalam festival tersebut wisatawan dapat menikmati berbagai hidangan yang terbuat dari kepiting Hanasaki seperti sup kepiting atau roti kari kepiting, yang jika direbus Kepiting Hanasaki memiliki warna merah. Nemuro Sanma Festival Nemuro merupakan daerah yang sangat terkenal dengan penghasil tangkapan Sanma terbesar di Jepang. Sanma atau yang lebih juga dengan saury Pacific atau mackerel pike dalam bahasa Inggris. Nemuro Sanma Festival diselenggarakan untuk merayakan hasil tangkapan ikan sanma (saury) yang melimpah. Untuk wisatawan yang gemar makan ikan, jangan lewatkan festival ini karena berbagai macam hidangan yang terbuat dari Ikan Sanma akan dihidangkan. Kuliner di Nemuro Kanison Don Kanison Don merupakan salah satu makanan yang sangat populer di Nemuro. Wisatawan akan disuguhkan nasi yang diatasnya dilengkapi dengan salmon mentah atau yang telah dimasak. Salmon di Nemuro terkenal dengan kandungan lemaknya yang tinggi dan rasa yang kaya, menjadikannya bahan yang sempurna untuk Kanison Don. UniUni atau yang lebih dikenal dengan Landak Laut/Bulu Babi merupakan hidangan lezat yang sangat populer di seluruh Jepang. Uni yang berasal dari Nemuro terkenal dengan rasa manis dan teksturnya yang lembut. Ika Somen Ika Somen merupakan hidangan musim panas yang sangat populer di Nemuro. Hidangan ini berupa mie yang terbuat dari cumi-cumi yang diiris tipis dan disajikan dengan saus cuka yang menyegarkan.
Obihiro
Obihiro (帯広市, Obihiro-shi) merupakan sebuah kota yang terletak di Subprefektur Tokachi, Hokkaido, Jepang. Obihiro merupakan satu-satunya kota besar yang ada di wilayah Tokachi yang menawarkan pemandangan alam yang memukau, kebudayaan yang unik serta kulinernya yang lezat. Obihiro memiliki iklim kontinental yang lembab dengan musim panas yang hangat dan musim dingin yang dingin. Musim Dingin, salju turun sangat lebat dengan rata-rata suhu terendah mencapai -12°C sedangkan saat Musim Panas relatif sejuk, dengan rata-rata suhu tertinggi mencapai 22°C. Pada tahun 2008, Obihiro dicanangkan sebagai “Kota Percontohan Lingkungan Hidup” di Jepang. Selain menjadi Kota Percontohan Lingkungan Hidup, Obihiro menjadi tempat dari markas Divisi Kelima Angkatan Darat Bagian Utara dari Angkatan Darat Bela Diri Jepang. Dan juga merupakan tempat diselenggarakannya kejuaraan Reli Jepang dan pertandingan Kejuaraan Reli Dunia. Obihiro terletak di bagian tenggara Pulau Hokkaido yang dikelilingi oleh pegunungan dan hutan. Bandara Tokachi-Obihiro (OBO) merupakan bandara terdekat yang menghubungkan Obihiro dengan berbagai kota di Jepang. Wisatawan juga dapat mengunjungi Obihiro menggunakan Kereta Api, JR Hokkaido Sekisho Line dan Senhoku Main Line melayani rute Obihiro. Selain Pesawat Terbang dan Kereta Api, sarana transportasi yang populer di Obihiro adalah Bus dan juga mobil pribadi. Atraksi di ObihiroObihiro terkenal dengan keindahan alam yang sangat menawan, berikut beberapa atraksi yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Obihiro: Festival di ObihiroFestival tahunan yang diselenggarakan di Obihiro biasanya menampilkan parade-parade, pertunjukan musik dan berbagai kegiatan lainnya. Festival – festival ini merupakan salah satu kesempatan untuk melihat kebudayaan serta kemeriahan kota Obihiro. Kuliner di ObihiroSelain keindahan alam serta festival yang sangat indah, Obihiro juga menawarkan berbagai kuliner yang sangat lezat dengan menggunakan bahan-bahan segar dari daerah setempat. Berikut beberapa makanan khas Obihiro yang dapat dicoba: Susu dan Produk Olahan Susu: Obihiro juga terkenal dengan peternakan sapi perah yang menghasilkan susu berkualitas tinggi. Anda dapat menikmati susu segar, yogurt, dan keju di berbagai toko dan kafe di Obihiro. Obihiro merupakan kota di Jepang yang wajib dikunjungi karena keindahan alamnya, budaya lokal yang kaya, dan kuliner yang lezat.
Kushiro
Kushiro, sebuah kota pelabuhan yang terletak di Pulau Hokkaido bagian Timur yang merupakan Subprefektur Kushiro, Jepang. Kota ini merupakan ibu kota dari Subprefektur Kushiro yang menawarkan pemandangan alam yang sangat menawan dan habitat hewan yang beraneka ragam di Jepang. Bandara Tancho Kushiro, merupakan salah satu pintu gerbang bagi wisatawan yang ingin menikmati Kushiro lebih dekat, yang memiliki penerbangan langsung ke Tokyo, Osaka, dan kota-kota lain di Jepang. Kota ini juga memiliki stasiun kereta api yang terhubung ke jaringan kereta api nasional Jepang. Berbagai sarana transportasi disediakan oleh pemerintah Kushiro guna mempermudah warganya dan juga wisatawan yang datang mengunjungi Kushiro. Untuk kebutuhan akomodasi, Kushiro menawarkan berbagai pilihan akomodasi, mulai dari hotel, ryokan, hostel dan guesthouse bagi wisatawan yang ingin menikmati lebih lama keindahan Kushiro. Kushiro terkenal dengan rawa-rawanya yang luas, yang merupakan habitat bagi berbagai jenis burung dan hewan liar. Kota ini juga merupakan tempat yang populer untuk memancing, berperahu, dan hiking. Beberapa tempat wisata populer di Kushiro antara lain: Taman Nasional Kushiro Shitsugenn merupakan sebuah rawa terbesar di Jepang dan merupakan tempat yang tepat bagi wisatawan yang ingin mengamati beraneka ragam burung serta satwa liar lainnya. Wisatawan dapat berjalan di sepanjang jembatan kayu yang memiliki panjang 1.6 kilometer yang melintasi rawa, atau naik perahu untuk melihat rawa dari dekat. Disini wisatawan dapat melihat lebih dekat burung bangau mahkota merah Jepang yang ikonik. Danau vulkanik yang terletak di Taman Nasional Akan-Mashu yang memiliki pemandangan yang sangat indah dan juga merupakan tempat yang sangat populer untuk berbagai aktivitas seperti berperahu dan juga hiking. Disini wisatawan bisa melihat marimo, bola lumut air tawar langka yang hanya ditemukan di beberapa danau di dunia. Terletak 60 kilometer dari Bandara Tancho Kushiro, Danau Akan dapat diakses dengan mobil atau bus dari Stasiun Kushiro. Tersedia layanan bus dari Stasiun Kushiro dan Bandara Tancho Kushiro. Dari stasiun, naik bus ke Perhentian Bus Akanko Hotori. Akanko Onsengai ditempuh dengan berjalan kaki lima menit. Museum Kota Kushiro dibangun oleh pemerintah untuk memberikan informasi kepada wisatawan mengenai sejarah dan kebudayaan Kushiro. Di Museum ini wisatawan dapat mendapatkan informasi secara detail mengenai kehidupan masyarakat Ainu pribumi Hokkaido, pameran tentang burung bangau mahkota merah Jepang, dan pameran tentang rawa Kushiro Shitsugen. Pasar Ikan Kushiro merupakan pasar ikan segar yang sangat terkenal di Kushiro. Disini wisatawan dapat melihat secara langsung kegiatan jual beli ikan segar antara pedagang dan pembeli. Selain melihat secara langsung kegiatan jual beli ikan segar, wisatawan juga dapat membeli ikan segar dan makanan laut lainnya, serta oleh-oleh khas Kushiro. Wisatawan dapat menikmati makanan laut segar di salah satu restoran yang tersedia di pasar ikan Kushiro. Kushiro memiliki beberapa sumber air panas ( onsen ), yang merupakan tempat yang bagus untuk bersantai dan melepas lelah. Beberapa onsen yang sangat populer di Kushiro salah satunya adalah Syoyu-gama Onsen. Syoyu-gama Onsen memiliki sumber mata air yang berwarna coklat kemerahan karena kandungan zat besi yang tinggi, dan juga Teppo-yu Onsen, yang terletak tepat di tepi Danau Akan Festival – festival yang berlangsung setiap tahunnya di Kushiro Festival musim dingin yang diselenggarakan pada awal bulan Februari oleh Pemerintah Kota Kushiro untuk warganya dan juga wisatawan yang berkunjung ke Kushiro. Disini pengunjung dapat menikmati patung es, seluncur es, dan pesta kembang api di malam hari secara gratis. Kushiro Port Festival atau Festival Pelabuhan Kushiro merupakan festival musim panas terbesar yang diselenggarakan pada bulan Agustus di Kushiro. Festival ini menampilkan parade perahu nelayan berskala besar, spanduk nelayan, tarian rakyat, dan musik. Disini wisatawan akan mendapatkan informasi tentang budaya maritim Kushiro dan juga menikmati makanan laut segar. Kushiro Tairyo Donpaku (Taisho Fishery Festival) merupakan festival yang diselenggarakan untuk merayakan hasil panen kota Kushiro baik laut maupun daratan dengan cara memancing dan memanen hasil secara langsung. Festival ini biasanya diselenggarakan antara akhir bulan Juli sampai dengan awal bulan Agustus, akan tetapi tanggal pasti festival ini bervariasi setiap tahunnya, jadi pastikan untuk memeriksanya sebelum wisatawan akan pergi untuk menikmati festival ini. Di Festival ini pengunjung dapat menikmati berbagai macam makanan laut segar, kerajinan tangan, dan pertunjukan. Marimo Festival merupakan festival musim gugur yang sangat meriah, yang diselenggarakan pada tanggal 8-10 Oktober setiap tahunnya, yang selalu ditunggu oleh wisatawan. Festival ini diselenggarakan di tepi Danau Akan disepanjang jalan utama Akanko Onsengai untuk merayakan Marimo. Marimo merupakan ganggang hijau berbentuk bola dengan tampilan lembut menyerupai bola lumut, memiliki diameter 9-12,6 milimeter dan dipercaya akan bertambah setiap tahunnya. Marimo di Danau Akan adalah marimo terbesar di dunia, tumbuh hingga mencapai diameter 30 sentimeter Festival ini bermula pada tahun 1950 untuk mengajak masyarakat setempat untuk berpartisipasi menyelamatkan ganggang marimo di Danau Akan yang terancam punah, Festival Marimo terus memikat pengunjung setiap musim gugur. Ini adalah kesempatan langka untuk menyaksikan kebiasaan suku pribumi Ainu dan mendengarkan lagu rakyat mereka. Merupakan kota pelabuhan yang terletak di pesisir pantai, Kushiro terkenal dengan hidangan lautnya yang segar, yang berasal dari Laut Okhotsk yang kaya akan nutrisi dan juga hidangan mie yang sangat populer. Berikut adalah beberapa makanan khas Kushiro yang harus dicoba: